INFO PALUTA.com- Menyongsong peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2012,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar berbagai kegiatan sejak
April sampai Juni. Peringatan tiap 2 Mei ini akan diwarnai dengan
kegiatan rutin upacara, dan resepsi pada malam harinya. Pameran internal
di halaman parkir gedung Kemdikbud juga digelar. “Stan-stan pameran
sedang digarap,” kata Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan
Mohammad Nuh, di Gedung Kemdikbud, Senin (30/04).
Dalam resepsi Hardiknas nanti, akan dilakukan
penandatanganan dengan Garuda dan Persatuan Tuna Netra Indonesia
(Pertuni). “Kami akan menyerahkan beasiswa kepada keluarga penyandang
cacat,” katanya.
Menteri Nuh juga akan menyerahkan Al-Qur’an
Braille, komputer bicara, dan buku-buku Braille. Pemutaran film animasi
pun telah disiapkan untuk menghibur siswa-siswi pada kesempatan
tersebut.
Untuk puncak acara Hardiknas, sampai saat ini
masih tersedia dua alternatif jadwal yakni 21-22 Mei, atau 4-6 Juni.
Acara puncak akan diadakan di Istora Senayan Jakarta, dan direncanakan
akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Puncak Hardiknas
direncanakan digabung dengan Hari Kebangkitan Nasional seperti tahun
lalu,” tutur Menteri Nuh.
Tema Hardiknas kali ini adalah “Bangkitnya
Generasi Emas Indonesia”. Tema tersebut disesuaikan dengan rencana besar
Kemdikbud untuk menyiapkan generasi emas hadiah ulang tahun kemerdekaan
Indonesia pada 2045 nanti. Tahun ini dianggap sebagai masa ‘menanam’
generasi emas tersebut. “Dari 2012-2035 Indonesia mendapat bonus
demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif paling tinggi di antara
usia anak-anak dan orang tua,” ujar Mendikbud.
Dengan bonus demografi tersebut, pemerintah telah menyiapkan grand design pendidikan.
Pendidikan anak usia dini digencarkan dengan gerakan PAUDisasi.
Pembangunan dan rehabilitasi sekolah dan ruang kelas baru dilakukan
secara besar-besaran, serta intervensi khusus untuk meningkatkan angka
partisipasi kasar (APK) siswa SMA. “2020 nanti, minimal pekerja kita
lulusan SMA,” katanya. Peningkatan APK perguruan tinggi juga dilakukan
dengan meningkatan akses, memastikan keterjangkauan, dan memastikan
ketersediaan. (KEMDIKBUD)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar